Green Skills Academy adalah program pelatihan untuk meningkatkan leadership and communication skills dalam mengadvokasi isu lingkungan seperti pengelolaan sumber daya alam, krisis iklim, konservasi, dan pengelolaan sampah. Program ini berfokus pada penguatan green soft skills bagi generasi muda untuk mempersiapkan mereka memasuki sektor pekerjaan hijau (green jobs) yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kelas interaktif, mentoring, studi kasus, dan proyek kolaboratif, peserta tidak hanya belajar memahami isu lingkungan, tetapi juga membangun kemampuan untuk menciptakan solusi nyata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan masa depan yang berkelanjutan. Green Skills Academy hadir sebagai ruang belajar dan pengembangan kapasitas generasi muda untuk bertumbuh menjadi pemimpin dan penggerak perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi lingkungan, komunitas, dan masa depan bumi.
Green Skills Workshop adalah program edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak yang berfokus pada isu sosial dan lingkungan yang menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dari narasumber terbaik di bidangnya. Kami mencoba mengeksplorasi cara-cara inovatif melalui pelatihan praktis dan diskusi inspiratif untuk menyampaikan pesan lingkungan yang kuat dan efektif. Program ini dirancang untuk pelajar, mahasiswa, content creator, komunitas muda, dan generasi muda dari berbagai latar belakang yang ingin mulai belajar tentang sustainability, aksi iklim, gaya hidup berkelanjutan, digital advocacy, hingga green entrepreneurship tanpa harus memiliki latar belakang pendidikan lingkungan. Green Skills Workshop hadir sebagai ruang belajar yang inklusif, kolaboratif, dan relevan bagi generasi muda untuk bertumbuh menjadi bagian dari solusi bagi bumi dan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Berawal dari keresahan atas hilangnya budaya menganyam dan rusaknya ekosistem rawa gambut di Sumatera Utara, Tano Puan membangun social enterprise yang menghubungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan perempuan. Bersama 15 perempuan penganyam, kami menghidupkan kembali anyaman purun menjadi produk ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi dan cerita tentang ketahanan, budaya, dan harapan. Di tengah ancaman kerusakan gambut dan semakin berkurangnya generasi penganyam, setiap karya yang dihasilkan bukan sekadar produk, tetapi simbol perjuangan perempuan untuk mempertahankan penghidupan dan warisan yang hampir hilang. Melalui produk purun, kami percaya bahwa menjaga lingkungan juga berarti menjaga kehidupan masyarakat yang tumbuh bersamanya. Dari desa, kami menumbuhkan gerakan yang menghubungkan keberlanjutan lingkungan, keadilan sosial, dan masa depan yang lebih inklusif bagi perempuan dan komunitas lokal.